Lakers Gagal Gilas Grizzlies Meski LeBron Menggila

Los Angeles Lakers gagal meraih kemenangan dalam laga lanjutan NBA melawan Memphis Grizzlies pada Senin (25/2) malam waktu setempat, meski sang bintang andalan, LeBron James membukukan sejarah baru. James menjadi pemain pertama yang mampu masuk daftar 10 besar pencetak poin dan assist terbanyak di NBA.

Pada daftar pencetak poin terbanyak sepanjang masa, James menduduki posisi kelima, dan pada pertandingan melawan Grizzlies, ia juga sukses masuk ke posisi 10 besar pengumpul assist terbanyak dalam sejarah dengan total 8.529, mematahkan rekor Andre Miller.

James juga berpeluang besar menggeser posisi Michael Jordan sebagai pencetak poin terbanyak keempat di NBA, hanya tertinggal 150 poin dari enam kali juara tersebut. Sayang, dalam laga kali ini, ia gagal membawa Lakers meraih kemenangan.

Pada pertandingan ini, Grizzlies justru menggilas Lakers dengan skor 110-105 di FedEx Forum, padahal James berhasil mencetak triple double, yakni dengan 24 poin, 12 rebound dan 11 assist. Brandon Ingram menjadi top scorer Lakers dengan 32 angka.

Sementara dari kubu Grizzlies, Mike Conley menjadi mimpi buruk Lakers, mengingat ia mencetak 30 poin.

Toronto Raptors Sukses Gilas Boston Celtics di Kandang

Boston Celtics harus menerima kekalahan memalukan saat bertandang ke rumah Toronto Raptors dalam laga NBA pada Selasa (26/2) malam waktu setempat. Mereka pun kalah dengan skor 95-118 di tangan Raptores.

Dalam laga yang digelar di Scotiabanck Arena tersebut, Celtics sejatinya mampu mengimbangi permainan Raptors pada kuater pertama. Dipimpin oleh Jaylen Brown, mereka sempat unggul 32-30.

Mimpi buruk pun mulai dirasakan Celtics pada kuarter kedua. Raptors tampil menggila dan mencetak 36 poin pada kuarter tersebut, dibanding 13 poin yang dicetak oleh Celtics. Apalagi, 13 dari 36 poin tersebut dicetak Raptors secara beruntun.

Celtics pun sangat kesulitan membendung pergerakan forward Raptors, Pascal Siankam, hingga mereka tertinggal 31 poin saat kuarter ketiga menyisakan satu menit. Sejak itulah Celtics tak pernah mampu mengejar Raptors.

Siankam pun menjadi bintang utama pada laga ini dengan sumbangan 25 poin dan 8 rebound untuk Raptors. Ia sukses memasukkan 10 tembakan dari 16 percobaan. Kawhi Leonard pun menyusul dengan 21 poin. Sementara di kubu Celtics, Marcus Morris menyumbangkan angka terbanyak dengan 17 poin.

BBS Basketball Diresmikan, Jadi Wahana Usia Dini untuk Mengembangkan Bakat

Salah satu olahraga yang sangat diminati oleh para pemain muda berusia 5-18 tahun, BSS Basketball resmi dilauncing pada hari ini Minggu (3/3/2019) di CGV Blitz FX Sudirman, Senayan, Jakarta. Adapun, BSS Basketball merupakan salah satu inovasi program dari organisasi olahraga di Tanah Air yaitu BSS Indonesia.

Pada acara launching tersebut, BSS Basketball memberikan sesi free coaching clinic bagi pemain berdasarkan age group yang akan berkolaborasi dengan Wilio. Wilio sendiri akan bekerjasama dengan BSS Indonesia dalam menggelar kejuaraan Championship anak-anak usia dini.

CEO BSS Indonesia, M Santoso Budiwidiyanto mengatakan, BSS Basketball mengutamakan pembinaan dalam membentuk karakter serta fokus kepada individual skills. Selain itu, BSS Basketball juga memprioritasi standar kepelatihan yang berkualitas, dan training equipments yang membuat training session menjadi lebih fun and challenging.

“BSS Basketball akan memberikan program latihan yang fleksibel dan dapat diterapkan di lapangan indoor, outdoor ataupun di lingkungan tempat tinggal,” ujar Santoso.

Baca halaman berikutnya ya Bolaneters1 dari 2

Aspek Latihan

Selain itu, anak-anak juga mendapat pola latihan tehnik dasar beserta sesi tanya jawab bersama orang tua dan narasumber agar terus bersinergi dengan pakar serta praktisi olahraga basket. Ini menjadi salah satu program olahraga basket terbaru bagi anak usia dini agar bisa fokus mengikuti program latihan yang membuat anak tidak mudah jenuh.

“Ke depan ini akan menjadi agenda rutin selama dua kali dalam seminggu, sekaligus akan menggelar kompetisi junior untuk usia dini,” tutut Santoso.

Sementara itu, salah satu peserta coaching clinic BSS Basketball, Muhamad Sava Raihan mengaku senang mengikuti kegiatan ini. Menurutnya, semakin banyak berlatih maka semakin banyak ilmu yang didapat.

“Selain mendapat teman-teman baru, pola latihan seperti ini langsung mendapat pelajaran baru dan semakin pintar bermain basket,” imbuhnya.